Megawati Paling Terkenal

Posted on August 13, 2012

0


 

 

 

JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi kandidat calon presiden paling terkenal. “Tingkat pengenalan Bu Mega paling tinggi,” kata Direktur Eksekutif Jaringan Suara Indonesia, Widdi Aswindi, di Jakarta kemarin.

Survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia, kata Widdi, menyebutkan tingkat pengenalan terhadap Megawati mencapai 96,3 persen. Namun tingkat kesukaan responden terhadap Megawati sebesar 63,8 persen, berada di bawah Jusuf Kalla yang mencapai 65,6 persen. Sedangkan tingkat pengenalan Kalla ada di bawah Megawati, yaitu 94,1 persen. Survei dilakukan pada 17-21 Juli 2012 dengan 1.200 responden.

Lima besar kandidat calon presiden dengan tingkat pengenalan dan kesukaan tertinggi adalah Megawati, Jusuf Kalla, Boediono (85,4 persen pengenalan dan 50,4 persen kesukaan), Prabowo Subianto (85,2 persen pengenalan dan 65,4 persen kesukaan), dan Wiranto (83,0 persen pengenalan dan 59,1 persen kesukaan). Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menempati posisi keenam dengan tingkat pengenalan 78,3 persen dan tingkat kesukaan 49,5 persen. 

Survei juga menyebutkan, jika pemilihan dilakukan hari ini, Megawati menempati posisi teratas dengan persentase 15,9 persen dari 21 kandidat yang diajukan. Posisi kedua ditempati Prabowo sebesar 12,6 persen, Ical 9,5 persen, Jusuf Kalla 7,2 persen, dan Hatta Rajasa 5,9 persen. Ketika kandidat diciutkan menjadi 13 nama, Megawati tetap unggul dengan 17,4 persen, diikuti Prabowo 13,3 persen, Ical 11,0 persen, Jusuf Kalla 8,3 persen, dan Hatta Rajasa 6,3 persen.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, menganggap wajar Megawati menjadi kandidat calon presiden paling populer. Pasalnya, publik masih mengingat Megawati sebagai orang yang melawan Soeharto pada masa reformasi. “Selain itu, nama besar ayahnya, Soekarno, juga masih menjadi faktor yang signifikan,” kata Arbi kemarin. 

Arbi juga menilai Kalla layak difavoritkan karena kegiatan positif yang dilakukan Kalla sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia. “Ia tak menonjolkan bisnisnya, sedangkan Bakrie masih terlihat mengeruk kekayaan,” kata Arbi. 

PRIHANDOKO | ANGGRITA DESYANI

Koran Tempo SENIN, 13 AGUSTUS 2012

 

 

 

Posted in: Uncategorized