Eksplorasi Medco Belum Membuahkan Hasil

Posted on August 14, 2012

0


KORAN TEMPO, SELASA, 14 AGUSTUS 2012

JAKARTA – Kegiatan eksplorasi PT Medco Energi Internasional Tbk di dua bloknya, Blok Rimau PSC dan Blok Senoro Toili PSC, hingga Juli 2012, belum juga membuahkan hasil. Direktur Utama Medco Lukman Mahfoedz mengatakan eksplorasi di kedua blok telah menghabiskan dana US$ 12,64 juta. Setiap kegiatan yang dilakukan di blok itu pun telah melalui beberapa tahapan.

“Kegiatan pengeboran di Blok Rimau akan dilakukan sampai kedalaman akhir 396 kaki MD. Sampai akhir Juli, pengeboran baru dilakukan sampai kedalaman 378 kaki MD,” ujar Lukman, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, kemarin.

Meski pengeboran telah dilakukan, pihak PT Medco belum memperoleh hasil dari blok itu. Medco berencana melakukan uji sumur di blok itu. Adapun total biaya yang dikeluarkan hingga Juli tahun ini mencapai US$ 982,19 ribu.

Blok Rimau semula dikelola oleh PT Stanvac Indonesia, yang kepemilikannya terdiri atas 50 persen Exxon Mobil dan 50 persen Mobil Oil. Pada 22 Desember 1995, Medco E&P Indonesia mengambil alih 95 persen kepemilikan di blok tersebut, sedangkan 5 persen sisanya menjadi milik Perusahaan Daerah Pertambangan & Energi Sumatera Selatan.

Selain pengeboran, pihak perusahaan melakukan kegiatan seismik Blok Rimau, yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin, dengan panjang total 400 kilometer. Kegiatan seismik ini memakan biaya sebesar US$ 3,65 juta hingga Juli 2012. “Kegiatan ini juga belum memberikan hasil,” kata Lukman.

Sementara itu, kegiatan seismik yang dilakukan di Blok Senoro juga belum menghasilkan angka produksi minyak yang diharapkan perusahaan. Survei yang dilakukan mulai 29 Desember 2011 hingga Juli tahun ini baru mencapai survei marine 2D 401 kilometer, survei topografi 542,8 kilometer, dan drilling 6.900 SP.

 

SUTJI DECILYA

 

 

 

Posted in: Energi