panyol Makin Terpuruk

Posted on October 1, 2012

0


Senin,01 Oktober 2012

Sektor Perbankan Perlu Tambahan Modal Lagi

Demonstrasi menentang sejumlah langkah pemotongan anggaran belanja pemerintah yang dilakukan Perdana Menteri Mariano Rajoy kembali terjadi di Madrid, Spanyol, Sabtu (29/9). Ini adalah demonstrasi besar-besaran ketiga dalam pekan ini yang digelar di dekat gedung parlemen Spanyol. Bentrokan dengan polisi sempat terjadi dalam demonstrasi ini.

MADRID, MINGGU – Setelah empat tahun berjuang melawan pasar dan mengalami krisis ekonomi, keuangan Spanyol makin parah. Mau tak mau, Spanyol harus meminta dana talangan internasional untuk mengatasi sejumlah masalahnya.

Bahkan, dalam beberapa hari belakangan, keadaan ekonomi semakin parah, ditambah dengan protes antipenghematan yang bentrok dengan polisi pada Minggu (30/9), permintaan pemilu dipercepat di Catalonia, dan paparan rancangan anggaran belanja pemerintah yang menunjukkan semakin banyak utang Spanyol.

Tidak hanya itu, pemeringkat utang Moody’s Investor Service juga telah mengancam akan menurunkan peringkat utangnya dan obligasi Spanyol terancam berperingkat sebagai obligasi ”sampah” (junk). Jika benar ini terjadi, Spanyol akan semakin sulit menjual obligasinya ke pasar finansial. Para investor enggan membeli karena risiko tinggi, juga akan mengenakan bunga pinjaman sangat tinggi.

Masalah Spanyol juga menjadi agenda utama dalam pertemuan menteri keuangan Uni Eropa pada 8 Oktober, juga pada pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa pada 18-19 Oktober mendatang.

Spanyol tampaknya akan bernasib seperti Irlandia, Yunani, dan Portugal yang tak sanggup memikul beban utangnya. Spanyol, yang besaran perekonomiannya dua kali lipat dari gabungan ketiga negara itu, selangkah lagi akan bergabung dengan mereka ketika tak dapat lagi mengakses dana dari pasar finansial.

Ujian yang akan dihadapi Spanyol dalam pekan ini adalah lelang obligasi pada Selasa mendatang. Spanyol akan berusaha menjual obligasi yang bertenor dua, tiga, dan lima tahun bertepatan dengan pertemuan bulanan dewan gubernur Bank Sentral Eropa (ECB). September lalu, ECB berhasil menenangkan pasar dengan memaparkan program pembelian obligasi dari negara yang tertekan utang dan meminta dana talangan dari zona euro. Tentu saja program ini juga memberlakukan persyaratan ketat seperti target pemangkasan defisit dan anggaran.

Jual aset

Pada Sabtu lalu, Pemerintah Spanyol mengumumkan bahwa rasio utang terhadap produk domestik bruto mencapai 90,5 persen tahun 2013, atau naik hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2008 sebelum sektor properti mengempis.

Anggaran harus dihemat sebesar 13 miliar euro tahun depan dengan cara memangkas biaya pada sektor publik, seperti gaji, pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. ”Ini merupakan penghematan anggaran, tetapi akan membantu kita selama krisis ekonomi terjadi dan memperlihatkan bahwa Spanyol masih dapat dipercaya,” ujar Menkeu Cristobal Montoro.

Sebelumnya, pemerintah juga membuka audit 14 bank besar, yang memperlihatkan separuh dari jumlah itu tak dapat lolos uji ketegangan dan memerlukan kucuran modal tambahan setidaknya 59 miliar euro. Sebelum itu, perbankan Spanyol telah mendapatkan dana talangan internasional 100 miliar euro. Madrid masih optimistis hanya akan meminta dana talangan 40 miliar euro saja dari rekannya di zona euro karena masih dapat menjual beberapa asetnya.

(AP/AFP/Reuters/joe)