Petahana Diperkirakan Unggul – Pilkada Sulawesi Tenggara Berjalan Lancar

Posted on November 5, 2012

0


Kompas – Senin, 05 November 2012

Kendari, Kompas – Pasangan petahana, Nur Alam-Saleh Lasata, diperkirakan unggul dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Sulawesi Tenggara, Minggu (4/11). Hasil sementara hitung cepat dari Jaringan Suara Indonesia menunjukkan pasangan itu meraih 50,03 persen suara.

Pilkada Sultra diikuti tiga pasang calon gubernur/wakil gubernur. Dalam hitung cepat Jaringan Suara Indonesia (JSI), pasangan Buhari Matta-Amirul Tamim meraih 26,73 persen suara. Pasangan Ridwan BAE-Haerul Saleh mendapatkan 23,24 persen suara.

”Namun, hasil resmi harus menunggu penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU),” ujar Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi. Pilkada Sultra ditangani KPU pusat setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada 29 Oktober lalu memberhentikan kelima anggota KPU Sultra karena melanggar kode etik. Pelanggaran itu diduga terkait dengan penetapan calon peserta pilkada.

Berjalan lancar

Pilkada Sultra, Minggu, secara umum berjalan lancar. KPU pusat pun meminta seluruh warga menghormati hasil pilkada ini. ”Dari pantauan kami, proses pilkada berjalan lancar dan sesuai aturan yang berlaku,” kata anggota KPU pusat, Arief Budiman. Arief bersama dua anggota KPU pusat yang lain, yaitu Hadar N Gumay dan Sigit Pamungkas, berada di Kendari untuk memantau pelaksanaan pemilihan.

Arief juga meminta masyarakat Sultra menghormati hasil pilkada ini, siapa pun pemenangnya. ”Apabila tidak puas, undang-undang memberikan ruang melalui Mahkamah Konstitusi,” ujarnya lagi.

Pilkada Sultra diikuti 1.701.698 pemilih, yang masuk dalam daftar pemilih tetap, dan tersebar di 12 kabupaten/kota. Tempat pemungutan suara (TPS) mencapai 4.743 buah.

Dari pemantauan di beberapa TPS di Kendari, warga terlihat menyalurkan hak pilihnya sejak pagi hingga penutupan TPS pukul 13.00. Di TPS khusus, Lembaga Pemasyarakatan Kendari, sebanyak 338 warga binaan dan petugas memberikan suaranya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad menuturkan, pihaknya akan mengawasi seluruh rangkaian pilkada Sultra hingga hasil penghitungan suara ditetapkan. ”Kami berharap suasana kondusif terus terjaga dengan baik,” katanya.

Arief mengatakan, proses rekapitulasi suara tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2012. ”Rapat pleno dilakukan oleh anggota KPU pusat dan diselenggarakan di Kendari,” katanya.

Ahmad Heryawan yakin

Dari Tasikmalaya, Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan semakin percaya diri maju dalam Pilkada Jabar tahun 2013 setelah mencapai kesepahaman dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Kesepahaman ini menjadi modal baik baginya bila terpilih kembali.

”Saya berharap ini mendapatkan dukungan rakyat Jabar,” ujar Ahmad Heryawan, Sabtu. Kesepahaman itu menjadi pekerjaan rumah di Jabar untuk lima tahun ke depan. (eng/che/son/cok)

Posted in: Politik